Definisi kaya menurut para pakar fiqih adalah seseorang yang hartanya sudah mencapai nisab (wajib zakat), definisi lain adalah berlimpahnya harta seseorang sehingga orang tersebut merasa tercukupi segala kebutuhannya, melebihi kebutuhan primernya, baik jasmani maupun rohani. (kitab almumti 2/663)
Menurut Rasulullah SAW, kaya sejati adalah adalah kaya HATI. “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah kaya hati.” (HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 2417)
Jadi KAYA yang saya maksud dalam buku ini adalah pentingnya kaya HATI yang akan berdampak kepada tercapainya kekayaan yang lain, baik Kaya Ilmu, Kaya Harta, dan Kaya Amal Sholeh.
Kaya Itu adalah Kaya Hati,
Yang berdampak kepada
Kaya Ilmu, Kaya Harta dan
Kaya Amal Sholeh
Kaya Ilmu, Kaya Harta dan
Kaya Amal Sholeh
“Sesungguhnya yang namanya kaya (ghoni) adalah kayanya hati (hati yang selalu merasa cukup). Sedangkan fakir adalah fakirnya hati (hati yang selalu merasa tidak puas).”
(HR. Ibnu Hibban.)
(HR. Ibnu Hibban.)





0 comments:
Post a Comment