Entri yang Diunggulkan

APA ITU FIQIH ENTREPRENEURSHIP ?

Sahabat Mulia.... Pengertian Al-Fiqhu atau Fiqih secara bahasa adalah pemahaman, yaitu pemahaman kita atas hukum-hukum Islam yang sempu...

PENDIRI CEO ISTANA MULIA GROUP

SELAMAT HARI GURU.

ISTANA MULIA HALAL CENTRE

AYO DAFTAR SEKARANG JUGA!

ENTREPRENEUR ACADEMY

ISTANA MULIA.

SMK IT ISTANA MULIA

ASRAMA MANILA.

SMK IT ISTANA MULIA

KEGIATAN BELAJAR.

Tuesday, July 30, 2019

APA RAHASIA SUKSES DALAM BERBISNIS ?


Apa Rahasia Sukses dalam Bisnis ?














Ada beberapa rahasia sukses bagi Pengusaha Muslim, diantaranya:


1.      Tidak berbohong dan menipu pembeli.
2.      Carilah keuntungan yang wajar. Jika pembeli bertanya, sebutkan harga modalnya
3.      Kepada para pelanggan yang tidak mampu membayar kontan (tunai), berikanlah waktu untuk melunasinya. Bila dia betul-betul tidak mampu membayar setelah masa tenggat pengunduran itu, padahal dia telah berusaha, maka ikhlaskanlah
4.      Hindari sumpah yang berlebihan, apalagi sumpah palsu untuk mengelabui konsumen
5.      Lakukan transaksi jika telah ada kata sepakat antara penjual dan pembeli
6.      Lakukan penimbangan dan penakaran dengan benar dan setepat mungkin
7.      Camkan pada pembeli bahwa yang membayar di muka bahwa ia tidak boleh menjualnya sebelum barang tersebut benar-benar menjadi miliknya (terbayar lunas terlebih dahulu)
Jangan melakukan transaksi monopoli dalam perdagangan, berikan kesempatan yang lain untuk berdagang juga.

MENGAPA ANDA HARUS MENJADI PENGUSAHA ?


Mengapa Anda harus menjadi Pengusaha?

Menjadi pengusaha adalah sebuah keniscayaan untuk sukses dunia akhirat, bukan hanya karena menjadi pengusaha berpeluang mendapat penghasilan kekayaan dunia lebih dari para pegawai, namun yang lebih utama adalah menjadi pengusaha adalah sunnah Rasulullah SAW yang mulia. Apapun jenis usahanya, yang terpenting adalah usaha halal dan mejadi manfaat untuk banyak orang.

Berikut adalah alasan mengapa anda harus menjadi pengusaha:
1.      Mejadi Pengusaha adalah Sunatullah dan perintah Allah
2.      Menjadi pengusaha adalah Sunah Rasulullah SAW
3.      Tidak terikan jam kerja, dan Agar lebih banyak Waktu dan flekibel untuk beribadah kepada Allah SWT, terutama dalam membina Keluarga mejadi keluarga sakinah, mawadah warohmah
4.      Agar dapat berguna untuk bangsa dan negara, terutama dalam Membuka Kesempatan / Lapangan Kerja
5.      Bebas menentukan nasib dan ide sendiri
6.      Supaya lebih Banyak Memberikan Manfaat Untuk Orang Lain
7.      Langsung jadi BOS, yang mengatur bukan diatur

Apakah anda menjadi pengusaha restoran baso otak paus, pengusaha nasi goreng sambal iblis, pecel lele jumbo, pedagang tempe atau anda menjadi pengusaha pabrik mie instan, pengusaha tambang emas, pengusaha waralaba, pengusaha minyak, pemilik pabrik pupuk, pabrik pesawat, pabrik automotif, atau pemilik show room mobil, dll. Selama anda berdagang atau bewirausaha, maka anda adalah pengusaha.

Friday, April 14, 2017

MENGAPA ENTREPRENEURSHIP SANGAT PENTING ?

  Sahabat Mulia...

Dunia saat ini terus berkembang, walau disisi lain banyak peluang kebaikan yang dapat kita kembangkan, namun disisi lain bangsa Indonesia dan dunia saat ini :

Add caption
1. Penuh dengan tantangan (challenge),

2. Penuh dengan persaingan (competitive),

3. lowongan kerja semakin sempit dan pengangguran semakin banyak

4. Penuh dengan ketidak pastian (uncertainty),

5. Penuh dengan perubahan (change),

6. Penyakit sosial dan Pengangguran merajalela

7. Problem dan perubahan yang komplek (complex),

8. Situasi yang kacau dan banyak intervensi yang susah dikendalikan (crowded),

9. Masih terjadinya Konflik Agama, sosial dan politik (Conflict),

10. Kebijakan Pemerintah tentang berbagai hal, khususnya ekonomi dan pendidikan yang tidak stabil

  Sahabat Mulia...
Negara yang maju, harus memiliki paling tidak 2 % pengusaha dari jumlah penduduknya, sementara Indonesia hanya memiliki sekitar 400.000 pengusaha atau hanya 0,2 persen dari jumlah penduduk. sehingga untuk menjadi sebuah negara yang maju masih jauh pencapaiannya.

Wednesday, April 12, 2017

BAGAIMANA MEMPERCEPAT BISNIS ?

  Dalam beberapa tahun terakhir, kami di pesantren entrepreneur academy Istana Mulia sudah mulai menjalankan pendidikan Entrepreneur Academy Istana Mulia tingkat SMP dan SMK Informasi Teknologi sebagai sarana menyebarkan entrepreneurship di jalur formal dan sebagai wadah pendidikan entrepreneurship yang formal.

  Belajar di pesantren entrepreneur academy Istana Mulia, seluruh santri diwajibkan mempunyai blog atau web pribadi yang diisi dengan artikel-artikel sesuai dengan kesukaan minat masing-masing santri.
 
 Setiap santri diajarkan sosial media promosi, FB marketing, SEO, sehingga blog dan web pribadi itu banyak pengunjung dan jika sudah banyak maka bisa di monitize agar bisa menghasilkan uang setelah didaftarkan di Google Adsanse.

 Salah satu cara agar mempunyai banyak pengunjung adalah dengan cara membuat artikel unik, menarik, asli, dan tepat sesuai kebutuhan pembaca, sehingga tampil berada di halaman pertama mesin pencarian Google.

 Saat ini di pesantren entrepreneur academy Istana Mulia sedang dirintis PesantrenBisnis.com sebagai sarana menjadi Entrepreneurship Online, yang pada masa mendatang kami harapkan akan bisa menyebarkan gagasan, semangat dan pengetahuan berentrepreneurship dengan lebih cepat, tepat dan tak kenal batasan tritorial. (baca buku Fiqih Entrepreneurship seri 2 Fiqih Bisnis Online).

MENGAPA BELAJAR ENTREPRENEURSHIP DI SEKOLAH ?

 
  Sahabat Mulia ... Percayalah bahwa jiwa entrepreneurship ini bisa dibina oleh siapa saja dan kapan saja, dan yang terbaik adalah pembinaan pemahaman dan praktek bisnis dari sejak kecil, namun perlu didukungan lingkungan keluarga dan sekolah yang memadai.

  Orang tua bisa memulai memotivasi anaknya dengan hal-hal kecil yang bersifat dorongan dan pemahaman bisnis, keluarga semestinya sudah mendukung segala aktivitas positif yang berhubungan dengan konsep dan praktek kewirausahaan anaknya sejak dini. Sedangkan lingkungan sekolah merupakan wadah untuk mendapatkan ilmu dan tempat menerapkan ilmunya untuk melatih jiwa entrepreurship tersebut.
  Para pengelola sekolah yang mengadopsi praktik wirausahawan sukses akan dapat menciptakan sekolah yang efektif, produktif dan novatif, seperti yang disebutkan oleh Zimmerer & Scarborough ( 2005 ) tentang sikap dan perilaku wirausahawan sukses, yaitu:
1. Tekad untuk mencurahkan seluruh perhatiannya pada upaya-upaya tertentu,
2. Memiliki rasa tanggung jawab yang baik dalam mengendalikan penggunaan sumber daya serta pengendalian diri dan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa bisnisnya sukses

3. Selalu termotivasi untuk menemukan peluang,

4. Tahan terhadap risiko dan ketidakpastian,

5. Memiliki kepercayaan diri serta optimisme, dan memiliki keyakinan kuat atas kemampuannya untuk menjadi sukses,

6. Fleksibel dan bijak dalam banyak hal,

7. Selalu membutuhkan umpan balik yang cepat untuk mengetahui hasil dari usahanya,

8. Sangat energik,

9. Memiliki dorongan untuk selalu unggul, dan lebih berhasil untuk naik di atas standar yang ada dalam melakukan apa yang mereka lakukan,

10. Berorientasi pada masa depan,

11. Selalu belajar dari kegagalan, dan

12. Menguasai keterampilan kepemimpinan

  Fitur khas yang mendorong sikap kewirausahaan di sekolah dapat dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu :

1. Hasrat akan keunggulan ,

2. Kesungguhan dalam bisnis ,

3. Memiliki pengendalian diri atau " locus of control " yang kuat

4. Inovatif

  Maka sekolah harus memiliki Misi Entrepreneurship yang besar dan mulia untuk bangsa ini :
· Melahirkan para pengusaha yang sholeh, kaya dan dermawan

· Menyebarkan dan mempromosikan pendidikan entrepreneurship bagi generasi muda bangsa

· Mengembangkan contoh-contoh pendidikan dan pembelajaran entrepreneurship yang sesuai dengan karakter dan kondisi bangsa Indonesia yang religius
 · Mendesain model pelatihan entrepreneurship bagi warga negara Indonesia terutama yang masih berusia muda dan produktif, termasuk pelatihan bagi calon trainer.

APA JENIS – JENIS FIQIH DALAM ISLAM ?

  Fiqih dalam ajaran Islam bukan hanya urusan tata cara ibadah saja, namun fiqih yang mencakup urusan pribadi, keluarga, sosial, ekonomi, hukum, politik, negara dan hubungan internasional, dll, diantara Fiqih yang kita kenal yaitu:

1. Fiqh Al Ibadah : yaitu hukum yang berkaitan dengan shalat, haji dan zakat dll

2. Fiqh Al Ahwal asy Syahsiyyah: yaitu hukum yang berkaitan dengan keluarga sejak persiapan pernikahan sampai ia menikahkan genrasi selanjutnya

3. Fiqh Al Mu’amalat : yaitu hukum yang berkaitan dengan hubungan antar manusia satu dengan yang lain seperti hukum akad, hak kepemilikan, perdagangan, dll

4. Fiqh Al Ahkam As Sulthaniyah : yaitu hukum yang berkaitan dengan hubungan negara, kepemimpinan, kekuasaaan dan rakyat

5. Fiqh Al-Ikhtilaf : fiqih perbedaan, yaitu pemahaman tentang tata cara yang baik dan benar dalam menyikapi perbedaan

6. Fiqh At-Tawazun : fiqih keseimbangan, yaitu pemahaman tentang tata cara sukses keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan, antara dunia dan akhirat.

7. Fiqh Al-Aulawiyat : fiqih prioritas, yaitu pemahaman akan hal hal yang wajib diprioritaskan, agar kita bisa memahami mana yang paling utama dari yang utama, hal yang penting dan tidak penting

8. Fiqh Ahkamus silmi wal harbi : yaitu yang mengatur hubungan antar negara, diplomasi, negoisiasi, peperangan, perdamaian, dll.

BAGAIMANA CARA KAYA ?

BAGAIMANA CARA KAYA ?.....

 · Bisa Kaya dengan Berdagang atau Berbisnis. Nabi bersabda ”Sesungguhnya sebaik-baik usaha adalah usaha perdagangan. Ada seseorang bertanya, “Penghasilan apakah yang paling baik, Wahai Rasulullah?” Beliau jawab: “Penghasilan seseorang dari jerih payah tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur.” (HR. Ahmad)

 · Bisa Kaya dengan Bertakwa Kepada Allah SWT. “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya.” (At Thalaq 2-3).

 “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. 7:96)

 · Bisa Kaya dengan Istighfar dan Taubat

 · Bisa Kaya dengan Tawakkal Kepada Allah. “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. 65:3)

 · Bisa Kaya dengan Silaturrahim. Dari Abu Hurairah ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahim.” (HR Al Bukhari)

 · Bisa Kaya dengan Sedekah atau Infaq di jalan Allah SWT. “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. 34:39)

TIDAK SEMPURNA KEISLAMAN ANDA, JIKA ANDA MISKIN !!!

 
  Allah SWT mewajibkan kita kaya agar kita dapat beribadah dengan pakaian yang paling indah, paling bagus, paling sehat. Minyak wangi yang dipakai disunahkan yang benar-benar wangi, ibadah di masjid yang paling suci, paling bersih, paling aman dan paling nyaman. Kewajiban kita untuk berzakat, untuk berhaji, untuk banyak besedekah, banyak membantu yang kesusahan, memelihara dan menyekolahkan anak yatim, menyiapkan rudal, kendaraan lapis baja. Kesemuanya memerlukan dana.

  Dalam kitab siroh nabawiyyah, Syeikh Ibnu Hisyam, menjuluki Rasulullah SAW sebagai The Great of enterpreneur, yang memiliki personality, behaviour & the sense of power dalam kehidupan bisnisnya. Dalam buku ini Rasulullah diposisikan sebagai success model dalam dunia perniagaan, yang sangat ulet dan jujur dalam bisnis. Muhammad SAW memulai petualangan bisnisnya sejak berumur tiga belas tahun, di usia 15 tahun sudah menjadi manager di perusahaan Abu Tholib dan sudah dipercaya berniaga di luar negeri, yaitu Syam, Baghdad dan Damaskus.

  Rasulullah dalam hidupnya, selalu mengutamakan produktivitas, problem solver, mutu, keakurasian, kecepatan dan kepuasan stake holder. Sehingga produknya selalu competitive dan profitable. Sehingga dalam usia 25 tahun, dia sudah sukses menjadi pengusaha muda dengan asset miliaran, bahkan seusia itu Rasulullah sudah memiliki asset 100 kendaraan termewah dan tercanggih pada zamannya. Unta merah, kendaraan kebanggaan para priyayi dan konglomerat pada zaman itu.

  Bagaimana seseorang dapat beribadah dengan tenang, jika terjerat hutang, kontrakan 6 bulan belum bayar, SPP sekolah anak nunggak 3 bulan, listrik mau diputus, Hp sudah tidak bisa keluar, ongkos untuk pergi sudah tidak ada, istri mencret tidak ada uang ke dokter. How? How? How? Jika manusia tidak berdaya karena kurang optimal dan kesungguhan berusaha dan berkarya, maka jelas manusia ini akan menanggung beban dosa baik di dunia atau di akhirat. Tapi jika kita telah menyempurnakan usaha namun nasib dan taqdir menentukan terjadi seperti itu, maka urusan sepenuhnya kita serahkan kepada Allah SWT.

  ”Berinfaqlah kepada orang-orang fakir yang terikat (Mua’alaf atau yang sudah kalah dalam jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kehawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”.(QS. Al-Baqoroh (2) : 273-274).

Tuesday, April 11, 2017

MENGAPA ANDA WAJIB KAYA ?

 
  Berjihad dengan harta, yaitu simbol dari etos kerja setiap Muslim untuk memiliki kecukupan harta dan mampu menguasai pusat-pusat perekonomian global. Baik itu pusat-pusat pembelanjaan moderen, pasar retail tradisional, pasar uang, bursa saham, perbankkan, pusat-pusat perkantoran dan property atau kekuatan financial lainnya. Berjihad dengan harta adalah wajib. Karenanya, manusia harus memiliki etos kerja yang tinggi, serta senantiasa bersungguh-sungguh untuk menjadikan dirinya kaya raya. Dengan cukupnya harta dalam diri setiap Muslim, maka akan melahirkan kekuatan da’wah yang dapat dimanfaatkan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan dan kemaslahatan ummat.

  Saya tertarik dengan sebuah ungkapan Abdullah Gymnastiar dalam bukunya yang berjudul Saya Tidak Ingin Kaya, Tapi saya Wajib Kaya (tahun 2006). “Bagi ummat Islam menjadi kaya adalah kemestian, jangan hanya sekedar keinginan. Karena kekayaan adalah sigma dari berbagai komponen, yang mencakup kaya ghiiroh (motivasi dan semangat), kaya input (ilmu, wawasan dan pengalaman), kaya gagasan (ide & kreativitas), kaya ibadah (amal), kaya hati dan bonusnya adalah kaya harta.

  “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rizki. 
(QS. Al-Jum’ah (62) : 10-11).

MENGAPA HARUS KAYA HARTA ?

· Kaya Dermawan Balasannya Istana Surga. “Barangsiapa membangun masjid – karena mengharap wajah Allah- maka Allah akan membangunkan untuknya yang Istana di dalam syurga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

· Kaya Dermawan Pahalanya Besar. “Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)

· Kaya Dermawan sama Dengan Para Mujahid : “Barangsiapa menyiapkan bekal bagi seorang mujahid di jalan Allah sungguh ia telah berjihad dan barangsiapa menjaga keluarga yang ditinggalkan seorang mujahid maka sungguh ia telah berjihad”. (HR.Muslim : 12/425)

· Generasi Penerus Wajib Kaya : “Sesungguhnya engkau tinggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya (cukup) lebih baik dari pada engkau tinggalkan mereka hidup melarat/miskin yang menadahkan tangan-tangan mereka kepada manusia (meminta-minta)”. [HR.Bukhari 3/186 dan Muslim 5/71]

· Kaya Dermawan Akan Jauh Dari Kekafiran. Do’a Rasulullah : Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kefakiran/ miskin dan kekafiran…”[HR Bukhori, Imam Hakim (1/530)
. Kaya Dermawan Hidupnya lebih Mulia. Sabda beliau: “Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang dibawah. Tangan di atas adalah tangan pemberi sementara tangan yang di bawah adalah tangan peminta-minta (HR. Muslim No.1715)
“Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.”
(HR. At Tirmidzi no 807)